Pages

Pertandingan Sepak Bola Antar Pondok Pesantren Se-Ponorogo

pertandingan kali ini mempertemukan antara dua kubu besar di ponorogo, yakni Pondok Ngabar Wali Songo VS Darussalam Gontor

Pembukaan Lomba Kamar 2015

Pemotongan pita yang berada di pintu kecil asrama Juhfah oleh KaBag Pondok Putra Ust. H. Abdullah Wachid

Pembukaan Lomba Kamar 2015

Pemotongan pita yang berada di pintu kecil asrama Juhfah oleh KaBag Pondok Putra Ust. H. Abdullah Wachid

Pembukaan Lomba Kamar 2015

Pemotongan pita yang berada di pintu kecil asrama Juhfah oleh KaBag Pondok Putra Ust. H. Abdullah Wachid

Senin, 23 Mei 2016

FINAL CERDAS CERMAT PUTRA MEREBUTKAN TIKET CC GABUNGAN PA-PI


Senin, 23 Mei 2016. Final cerdas cermat putra berlangsung seru. Karena bagi yang beruntung 3 terbaik dari 7 tim yang ada akan melenggang menuju final yang sesungguhnya yaitu final putra dan putri. 7 tim ini adalah grup A (1A), grup B (1L), grup C (2A), grup D (2K), grup E (3F), grup F (3J), dan grup G (6). Perlombaan agak molor sedikit karena menunggu peserta dan dewan juri hadir pada tempat perlombaan. Hal tersebut tidak mengurangi antusias para santri yang ingin menyaksikan secara langsung jalannya perlombaan. Sebagian pendukung dari kelas yang berlaga, ada yang mencoba mengeluarkan yel-yel nya. Tak ingin kalah, pendukung lain turut membalas yang membuat suasana semakin riuh.
Final CC Putra
Ust. Eko Hadi Nur Cahyo, Ust. Arif Hidayatulloh dan Ust. Roisul Anam mendapat kehormatan menjadi dewan juri pada malam hari ini. Beliau-beliaulah yang akan memberikan berbagai macam jenis soal bagi para peserta lomba. Soal pada malam hari ini menjadi  lebih banyak dibandingkan dengan babak penyisihan kemarin. 5 soal paket dan 5 soal lemparan bagi setiap tim, ditambah dengan 15 soal rebutan.Format soal lemparan juga terdapat perubahan. Kini apabila satu grup tidak mampu menjawab atau salah, maka soal akan dilempar kepada tim selanjutnya, jadi tidak menggunakan bel.
Para pendukung bertepuk tangan ketika tim jagoannya berhasil menjawab soal dengan benar. Kelas 1A dan kelas 2A berhasil melibas semua soal paket dengan sempurna. Di babak soal lemparan, kelas 2A sudah meninggalkan jauh lawan-lawannya karena hanya satu soal yang gagal dijawab. Kebetulan mereka juga kontestan final cerdas cermat pada tahun lalu. Bagi para tim yang tidak mau mengambil resiko mereka lebih memilih diam ketimbang memencet bel. Karena jika salah poin mereka akan berkurang 50.
Ketika perlombaan sudah sampai babak rebutan, poin kelas 2A sudah sangat sulit dikejar. Sementara itu, tim-tim lain seperti kelas 1A, 3J, dan kelas 6 bersaing ketat karena poin mereka tidak beda jauh satu dengan yang lainnya. Keberuntungan datang bagi kelas 6 yang masih kalah poin dari kelas 3 J. Saat Ust. Eko Hadi Nur Cahyo membacakan soal terakhirnya, tim kelas 6 yang diwakili Jamil Ar-Rozi dengan cekatan memencet bel dan kemudian mampu menjawab soal dengan benar. Tambahan 100 poin tersebut sudah mampu membawa kelas 6 mengungguli kelas 3J yang hanya beda tipis. Hasil dari perlombaan  ini, yang berhak mewakili pondok putra menuju final putra putri adalah kelas  1A, 2A dan kelas 6. Layak dinanti akankah dari yang lolos pada hari ini akan mendulang sukses pada perlombaan selanjutnya dengan persaingan yang begitu ketat dan disaksikan oleh ribuan orang santri Pondok Pesantren Darul Huda.








SENGITNYA PEREBUTAN FINAL MQK



Lomba MQK babak semi final telah dilaksanakan hari ini senin,23 mei 2016, yang dilaksanakan masih seperti kemarin yaitu 
dibelakang marwah dengan juri yang sangat cerdas diantaranya Ust. Muhammad maksum, Ust. Bussro latif, Ust Furqon Qolid, hari ini yang maju kebabak semi final ada 12 peserta, mereka semua sangat lancer dan lantang untuk melafadkan makro’ dan ketika ditanyai tentang nahwu,shorof serta fiqihnya mereka tanpa berfikir lama langsung menjawab dengan wajah yang snagat meyakinkan. Sporterpun tak kalah serunya untuk mendukung kelasnya yang maju, tanpa dikomando semua sudah memberikan oplos yang sangat ramai bagaikan mereka yang mengikuti. Semakin lama acara lomba tersebut sangat memanas dan juripun semakin semangat memberikan pertanyaan. 

Tak kalah pula dengan perserta mereka semua semakin keras berfikir agar dapat menjawab pertnayaan dari sang juri. Semi final adalah perebutan juara untuk tingkat putri yang mana akan maju untuk mewakili putrid menantang santri putra, dengan begitu kita akan mengetahui seberapa kemampuan pemahaman santri putra dan putri. Ajang ini akan menambah keramaian acara haflah tahun ini agar acra tidak kalah menarik dengan tahun kemarin. Setelah sekian lama berlalu, dan inilah kelas yang dapat maju kebabak final yaitu kelas 2 R, 1Z, 1 AC, 5 F, dan 6 I. mari kita lihat nanti bagaiman kelanjutan serta keseruan dari lomba MQK yang masuk dalam babak final. Nantikan dan sak sikan besok pada tanggal 24 MEI 2016, pukul 19.30 WIB dihalam madrasah marwah.  

Minggu, 22 Mei 2016

LOMBA MQK PUTRI



Ahad, 23 Mei 2016, tepat pukul 15.15 WIB perlombaan MQK season 2 dimulai. Masih seperti hari-hari sebelumnya, perlombaan dilaksanakan pada 2 tempat, yaitu di depan Madrasah Marwah untuk kelas 5 dan 6,serta di belakang madrasah Marwah untuk kelas 2 dan eksperimen. Syair-syair salafi mengalir lembut dari para peserta lomba. Mereka juga dengan lihai menerjemahkannya ke dalam bahas indonesi ( dalam dunia pesantren disebut dengan murod). Ketika season pertanyaan, mereka juga dengan sergap menangkis pertanyaan-pertanyaan dari dewan juri. Namun, tidak semua peserta bernasib sama. Ada sebagian peserta yang menuturkan sebaliknya. Walau dia tidak dapat tampil dengan maksimal, tetapi dia tetap merasa percaya diri, dia adalah Inda Hariyati, kelas 2 AC. Gadis kecil nan imut itu, merasa malu dan grogi karena dia mengaku baru pertama ini mengikuti MQK. Selanjutnya kita simak ulasan tentang perlombaan MQK darinya.
-         Bagaimana pendapat/tanggapan kamu tentang perlombaan MQK sore ini?
Perlombaan MQK memang sangat meanntang, juga sangat menguji mental, kalau sudah maju ke depan, trus grogi,, jadi hilang semua materi dalam otak..hehehe…
-         Apakah kamu dapat member makan, murod, dan dapat menjawab pertanyaan dari juri?
Waktu member makna dan murod ada sebagian lafad yang tidak sama beri makna, soalnya saya tidak tahu maknanya. Apalagi ketika murod, sama saja, juga tidak tahu artinya.
Ketika pertanyaan, soal fiqihnya sulit-sulit, soalnya ketika di kelas tidak dijelaskan sedetail itu. Kalau nahwunya saya juga bingung. Sebenarnya sudah pernah diajarkan, tapi ketika masuk kalimat, saya bingung harus memposisikannya dimana.

Sedangkan di depan Madrasah Marwah. Kondisi perlombaan begitu meriah, lemparan-lempar soal dari juri dapat ditangkis dengan mudah oleh para peserta (maklumlah… kan udah kelas 5 dan 6,, udah senior..).sporter juga sangat ramai. Setiap satu pertanyaan berhasil dijawab, suara gemuruh dan tepuk tangan penonton begitu nyaring di dengar.



Berbeda lagi dengan di kelas Madarasah Marwah. Keadaad sepi dan Khidmat terjadi disana. Tak ada satupun penonton disana (ya maklum… kan di kelas,, dimana nontonnya..??). disi adalah kelanjutan dari kelas 3 dan 4 yang kemaren belum berkesempatan maju, karena terhalang waktu. Kendala yang muncul lagi adalah tidak hadirnya satu dewan juri perlombaa,,dikarenakan adanya udzur yang mendadak..beliau adalah ust. Ibnu bahruddin.Namun, keantusiasan dan semangat para peserta perlu diacungi jempol.

Naaahhhh…. Begitulah ulasan singkat tentang perlombaan MQK babak penyisihan. Semoga perlombaan MQK dapat member manfaat untuk para peserta khususnya, dan untuk kita semua pada umumnya. Amin..


AKHIR MANIS PERJUANGAN KERAS


22, juni 2016 menjadi tahun kedua Pondok Pesantren Darul Huda mengadakan Pertandingan Sepak Bola Antar Pondok Pesantren. pertandingan kedua antara Pon. Pes DARUL HUDA dengan MAN 1 PONOROGO menjadi ajang penentu siapa diantara kedua klub yang akan membawa pulang juara 1, yang sebelumnya dipertandingan pertama Pon. Pes AL ISLAH dapat menyabet juara 3 setelah berhasil mengalahkan Pon.Pes DARUL ULUM Poncol (persidu) lewat adu pinalti.
            Sebelum pertandingan final dimulai antara Pon. Pes DARUL HUDA melawan MAN 1 PONOROGO semua yang hadir berdiri dan dengan khidmahnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya. Dan sorak sorai dari supporter persada menggema di lapangan Pon. Pes DARUL HUDA setelahg peluit panjang dari wasit tanda pertandingan telah dimulai begitu pula dari supporter MAN 1 PONOROGO yang dengan semangatnya mendukung tim kesayangannya walau kalah banyak dari supporter persada.
Pengangkatan trofi juara 1 turnamen sepakbola antar pondok pesantren se-karesidenan Madiun
            Baru berlangsung beberapa menit, pertandingan antara persada dan MAN 1 PONOROGO sangat menegangkan karna dari masing masing kubu silih berganti menyerang setelah merebut bola dari lawannya. MAN 1 PONOROGO setelah  berhasil mendapatkan bola dari persada  para pemain dari MAN 1 PONOROGO berusaha memporak porandakan pertahanan persada tapi sayang dari back persada dapat melumpuhkannya walau tidak mudah karna dari segi postur tubuh pemain persada sedikit tertinggal. Setelah perjuangan yang sangat melelahkan dari persada akhirnya dapat memecah kebuntuan lewat gol yang sangat cepat yang dihasilkan oleh aldy dengan nomer punggung 9. Pertandingan final anatar persada dan man sangat menegfangkan karna dari permainan dan penguasaan bola seimbang dan terlihat jelas shoot dan shoot on target dari kedua kubu tidak ada dibabak pertama ini. Dibabak pertama ini pula man harus mengantongi kartu kuning setelah pemain bernomor punggung 17 melakukan pelanggaran.
            Sehabis turun minum dan pertandingan babak kedua dimulai dimenit-menit awal dari tim MAN 1 PONOROGO terus melakukan serangan-serangan untuk mencetak gol karna tertinggal oleh persada 1-0 dibabak pertama. Dari sekian umpan silang yang dilakukan para pemain MAN 1 PONOROGO masih belum bisa menghasilkan gol. Begitu pula dari tim persada terus melakukan serangan balik setelah dapat merebut bola dari tim MAN 1 PONOROGO tapi pertahanan MAN 1 PONOROGO tidak mudah untuk ditembus sehingga bola kembali melambung kedaerah persada. Setelah sekian lama pertandingan yang imbang ini berlalu tim persada akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menembah gol karna pelanggaran yang dilakukan oleh MAN 1 PONOROGO dan persada dapat menambah gol setelah tendangan pinalti dapat di manfaatkan dengan baik oleh pemain persada bernomer punggung 8 bernama Abdurrahman. Setelah persada mencetak gol yang kedua pemain MAN 1 PONOROGO semakin giat untuk melakukan serangan untuk mengoyak gawang persada. Setelah persada melakuakan pergantiuan pemain dan memasukan pemain yang bernomer punggung 17 selang beberapa menit terjadi insiden yang mengakibatkan MAN 1 PONOROGO harus mengantongi satu kartu kuning lagi dari pemain bernomer punggung 11. Selang waktu tidak lama pemain bernomer punggung 11 dari man melakukan pelanggaran lagi yang mengakibatkan kartu kuning kedua dan menjadi kartu merah. Insiden ini mengakibatkan saling dorong antara pemain MAN 1 PONOROGO dan persada tapi dengan tegas wasit melerai pertikaian antara pemain kedua tim.
            Setelah terjadi insiden tadi MAN 1 PONOROGO dan persada terus berusaha untuk menambah gol tapi sampai bunyi panjang peluit wasit tanda berakhir babak kedua kedudukan masih 2-0 yang dihasilkan oleh persada. Sehingga dengan hasil akhir unggul 2 gol dari MAN 1 PONOROGO. persada memenangkan pertandingan Sepak Bola Antar Pondok Pesantren Se-Ekskresidenan Madiun. Setelah mengetahui tim kesayangannya menang supporter persada yang menamai dirinya DH Mania itu langsung berhamburan memasuki lapangan lalu membuat halaqoh (bundaran) serta bersorak-sorai meluapkan kegembiraan dan sujud syukur dari para pemain juga terlukiskan setelah timnya dapat mengalahkan MAN 1 PONOROGO.

            Pembagian piagam yang dimulai dari harapan satu yang di peroleh oleh Pon. Pes DARUL ULUM Poncol (persidu) dilakukan dengan meriah, pemain serta pelatih persidu tidak bisa menutupi rasa senangnya sehingga senyum pun terlukis. Setelah pembagian piagam harapan 1 dilanjutkan oleh penyerahan tropy serta piagam juara ke-3 yang diberikan oleh H. Abdul Adzim kepada pelatih tim Pon. Pes AL ISLAH. Lalu dilanjutkan pemberian tropy serta piagam juara ke-2 yang diberikan kepada MAN 1 PONOROGO oleh H. Abdul Adzim. setelah penyerahan juara ke-2 dilanjutkan penyerahan tropy serta piagam juara ke-1 oleh H. Abdul Adzim kepada tim persada tanpa didampingi pelatihnya. Potongan kertas berhamburan di udara memeriahkan penyerahan tropy juara 1 kepada persada dan DH Mania pun bersorak sorai serta bernyanyi menyambut tim kesayangannya.


PERSADA
VS
MAN 1 PONOROGO
2
GOAL
0
67%
POSSESION
33%
1
SHOOT
1
1
SHOOT ON TARGET
-
1
CORNER KICK
1
8
OFFSIDE
-
3
FOUL
9
-
YELLOW CARD
2
-
RED CARD
1

LOMBA MQK DI PONDOK PUTRI TELAH DIMULAI

Al ustadz mukti Ali, Ustadz Ibnu bahruddin dan ustadz Zainuri Kholil tengah menyima' maqra' dari peserta lomba MQK


Perlombaan diikuti oleh beberapa kelas yang bertempat dibelakang madrasah marwah serta kelas 3 dan 4 MMH yang bertempat dimadrasah marwah. namun perencanaan TUHAN lebih indah dari perencaanan manusia. setelah semua perlengkapan tertata rapi, tanpa diduga hujan turun dengan lebatnya. sontak pantia segera mengamankan semua perlengakapan termasuk juga biground yang dapat dibilang tdak kecil ukurannya. akhirnya perlombaan dipindah dibelakang marwah satu lokasi 2 perlombaan itulah yang menyebabkan banyaknya kendala yang muncul dari perlombaan MQK pada hari ini. mulai dari suara peserta dan dewan juri yang saling bertabrakan antra lokasi sebelah timur dan lokasi sebelah barat, penonton yang kurang antusias yang disebabkan karena kurang strategisnya lokas perlombaan.
            Namun itu semua tidak memutuskan semangat peserta MQK dengan sigap satu persatu mereka menuju kursi perlombaan. dengan cermat mereka melantunkan syair-syair kitab kuning dan dilanjutkan murod, serta dengan tangkas mereka menghadang soal-soal dari para dewan juri.para juri yang sudah dibilang top.. dalam hal sorof, nahwu, dan fiqih, tidak tinggal diam mereka terus menghadang peserta dengan hantaman soal-soal yang dasyat, walau tidak jarang dari mereka hanya menjawabnaya dengan senyuman manis lampu flip flop pun ikut mewarnai suasana sore itu dan tak sering suara gemuruh penonton ikut memeriahkan perlombaan. perlombaan berjalan cukup lancar, karena terkendalanya waktu pada akhirnya perlombaan kelas 3 dan 4 MMH belum dapat usai masih sekitar 14 kelas yang belum bisa maju kekursi perlombaan, sehingga panitia memutuskan untuk melanjutkan perlombaan besok sore yang berlokasikan dikelas madrasah marwah, namun itu semua tidak memudarkan semangat para peserta. akhirnya perlombaan sore itu ditutup dengan bacaan hamdallah.

Sabtu, 21 Mei 2016

FINAL MUSABAQOH QIRO'ATUL KUTUB (MQK) PUTRA



              
   Final MQK putra hari sabtu malam ahad tanggal 21 mei 2016, diikuti oleh peserta yang kemarin lolos dari babak penyisihan kemarin yang berjumlah 11 delegasi dari berbeda kelas yang hari ini dapat mengikuti babak final putra  yang akan diambil 3 pemenang. Yang selanjutnya akan dibawa ke final selanjutnya melawan peserta putrid yang juga lolos dari babak final di MQK putri.materi atau maqrok yang lombakan sama seperti babak penyisihan kemarin, ini bertujuan agar para peserta dapat lebih baik mempelajari materi yang nantinya akan dilombakan. Dengan materi yang sama dari kemarin ternyata para peserta ada yang masih belum bias menguasai materi yang dilombakan, ini mungkin karena para peserta merasa tidak PD sehingga saat tampil di depan tidak brgitu lancer dalam membaca dan menjawab pertanyaan dari para juri. Ini dimungkinkan dari faktor dari peserta yang kurang persiapan atau faktor penonton yang begitu ramai dan semangat dalam mendukung  delegasi dari kelas dan menjatuhkan delegasi dari lawan, karena pada final MQK putar ini para peserta dari kelas 1 sampai kelas 6 tampil dalam satu tempat dan satu acara, jadi mereka sulit dalam memaksimalkan karena faktor tersebut.
                Dalam pelaksanaan MQK babak final ini berjalan lancer walau banyaknya kendala yang terjadi, tapi dengan usaha panitia yang maksimal hingga akhirnya dapat berjalan lancer, dengan juri jebolan dari sarang semua, tapi karena dari 3 juri ada satu yang tidak bias karena ada halangan maka diambilkan satu juri jebolan dari pondok kita sendiri darul huda yang juga tidak diragukan dalam bidang perilmuan nahwu dan shorof. Dari peserta pertama berjalan lancer walau tadi ada protes dari peserta pertama yaitu saudara istaufa dari perwakilan kelas lima D kepada panitia terkait maqrok yang diberikan tidak sesuai dengan materi yang disarankan panitia, tapi itu tidak jadi masalah bagi peserta bernomor dada ini karenan memang dia sudah begitu lihai dalam hal nahwu shoroff begitu yang diucapkan teman para pendukungnya.
                Seperti halnya kegiatan yang ada para pendukung banyak yang terlanjur menikmati suasana dan langsung  begitu PDnya tidur ditempatnya masing-masing, hingga sempat menjadikan suasana acara malam itu menjadi sepi dan sunyi, sampai ada yang langsung meninggalkan tempat acara karena sudah gak kuat, tapi suasana sepi itu berubah ketikan ada dari perwakilan peserta dari kelas dua bernama arif nawawi dengan nomor dada tujuh, yang tampil dengan PDnya ke depan dan langsung membaca sesuai maqrok yang diperolek, dan yang berbeda peserta ini membaca dengan lantang dan keras hingga membuat suasana menjadi hidup kembali dan membangunkan mereka yang terlelap tidur hingga suasana menjadi ramai kembali.
                Semakin lama acara semakin seru hingga tinggal dua peserta yang belum tampil untuk unjuk kebolehan dalam hal ilmunya, tapi setelah peserta yang terakhir maju kedepan para penonton tiba-tiba semakin menipis secara derastis, setelah panitia mencari tau ternyata ada pelangan dating sontak manjadiakan peserta berhamburan dari area lomba. Tapi acara tetap berjalan karena waktu semakin larut malam. Hingga pada pukul 22:23 acara pun dapat ditutup dengan bacaan hamdalah bersama-sama . karena sudah malam maka perekapan nilai diundur besoknya guna memaksimalkan perekapan dan untik mendapatkan  juara yang memang  layak untuk menjadi perwakilan dari putra yang natinya akan tampil bersama dengan peserta juaran MQK di putrid. Semoga acara berjalan lancer membanggakan darul huda mayak. amiin